Ini Alasan Kenapa Mahasiswa Juga Butuh Travelling

Menjadi mahasiswa yang ideal bukanlah berarti melupakan sesi jalan-jalan sebagai aktivitas refreshing dari kepenatan tugas-tugas perkuliahan, bener gak. Karena jadi mahasiswa itu pasti penat oleh seabreg tugas yang harus diselesaikan dan berbagai referensi harus diselesaikan untuk dibaca. Bener apa bener? Lalu?

 

Nah kali ini admin akan berbagi soal alasan kenapa kita sebagai mahasiswa nih juga butuh jalan-jalan yah.

 

Pertama, supaya fisik menjadi rileks kembali. Percaya atau tidak berlibur menimbulkan efek rileks pada tubuh. Kondisi ini dikarenakan salah satunya, tidak ada aktivitas yang monoton dan tanpa tekanan beban tugas perkuliahan.

Saat perkuliahan padat, hampir semua mata kuliah menuntut tugas pribadi, maka aktivitas fisikpun menjadi monoton. Terlebih jika tugasnya harus diselesaikan di depan benda kotak alias laptop. Tubuh tak banyak gerak santai, pikiran pun menjadi tegang, otot-otot tubuhpun menjadi banyak yang tidak lentur dan rileks.

Jangan disangka remeh ya, kondisi seperti ini yang terus menerus terforsir juga tidak baik untuk tubuh ya. Jadi kita perlu manajemen diri untuk menjaga kebugaran fisik dan pikiran kita. Salah satunya dengan travelling atau jalan-jalan.

Kedua, agar kognisi dan perasaan menjadi lebih fresh. Saat seseorang berlibur, tentunya ada hal unik, indah yang berbeda dengan pemandangan yang dihadapi setiap harinya. Hal ini yang kemudian akan menumbuhkan sensasi positif pada kognisi (pikiran) dan perasaan (emosi).

 

Ketiga, menemukan inspirasi baru. Jalan-jalan kemanapun pasti ada satu dua dan bahkan lebih inspirasi kehidupan yang akan ditemui. Mengingat setiap objek wisata memiliki keindahan alam serta budaya masyarakat di sekitar yang beda dengan wilayah lainnya.

Saat kita jalan-jalan di kota Jogja kita akan merasakan budaya masyarakat Jogja yang (mungkin) beda dengan budaya masyarakat dimana kita berasal. Dari sini sangat memungkinkan jika kita akan mendapatkan insipirasi baru dari jalan-jalan.

Keempat, menemukan kenalan baru yang sehobi.  Jawaban keempat